Rabu, 19 Mei 2010

Cinta

Kata Ustad yang mulia: "Cinta selagi bermakna cinta adalah pengorbanan dan pemujaan".

Dan pengorbanan berasal dari kata qurb = dekat.
Jadi cinta adalah segala amalan dengan suka rela demi berdekat-dekat dengan yang dicintai dan demi ridlonya.
Tidaklah benar untuk dijadikan kecintaan selain ALLAH dan RasulNya. Seorang mukmin itu sangat amat cinta kepada ALLAH.

Kerelaan berkorban (bukti cinta seorang mu'min) dalam rukun Islam:
1. Rela melepaskan dunia (yang semu, sementara dan sedikit)
Syahadat, da'wah (dengan 'ilmu dan akhlaq)
2. Rela melepaskan pendapat/akal sendiri (lebih banyak karena nafsu dan kebodohan)
Sholat, dzikir, tafakur (melanggengkan puja-puji dan terima kasih/syukur)
3. Rela melepaskan harta
Zakat, infaq, shodaqoh
4. Rela melepaskan jiwa
Puasa, nikah (berpasangan dan ber-regenerasi)
5. Rela melepaskan keakuan
Haji, berjamaah (dengan imam dan ma'mum yang saling mencintai karena ALLAH)

Inilah yang menjadi alasan diciptakannya waktu. Agar cinta sebagai turunan rahmatNYA dapat mengejawantah dalam setiap firmanNYA : "kun" fayakun (jadilah maka menjadi).

Wallahu a'lam bi showab.


Ijo's Badge on facebook